Rabu, 09 Januari 2013

" Belajar Dari Semut "

Pada suatu hari, hiduplah seorang pemuda yang hidup bersama adiknya di kota. Setelah pemuda itu lulus kuliah, pemuda itu berharap bisa menjadi chef yang profesional di restoran.Suatu malam bertanya kepada adiknya, “Dik, apakah restoran di hotel mewah itu membutuhkan pegawai??”. Sang adipun menjawab, “Aku dengar dari orang-orang katanya ada kak”. Dengan tidak menyangka hati pemuda itu gembira bahwa direstoran tersebut membutuhkan pegawai. Hari telah malam, waktunya untuk tidur.Pagi sudah tiba, pemuda itu pun segera siap-siap untuk mendaftar ke restoran itu. Untuk bisa masuk restoran tersebut dilakukan uji kelezatan makanan pada setiap calon pegawainya. Pengumuman pun diputuskan esok harinya.Lalu pemuda itu pulang ke tempat biasa ia menginap bersama adiknya.Hari yang ditungu-tunggu tiba, penguman diterima tidaknya calon pegawai pun telah di tempelkan. Dengan hati yang deg-degan pemuda itu menengok hasilnya. Na’as nasib pemuda itu, dirinya tidak di terima di restoran itu. Hari esoknya, ia selalu mencari restoran yang membutuhkan pegawai. Saat ia mendaftarkan ke dua kalinya di sebuah restoran nasibnya pun sama juga. Tidak di terima. Dan yang ketiganya pun juga tidak diterima. Mulai saat itu ia mulai mengeluh, seolah dirinya tak punya harapan lagi bekerja di restoran. Dia pulang dengan kabar yang sama, suatu ketika saat ia menunggu bus yang datang di sebuah halte. Ia melihat seekor semut yang merayap di sebuah dinding. Pemuda tersebut melihat semut yang merayap di dinding itu terus terjatuh ke lantai. Semut itu terus saja merayap, lama kelamaan semut tersebut berhasi menaiki dinding. Ia merenungi apa yang dilakukann semut itu, bahwa dengan berusaha terus-menerus akan membuahkan hasil. Setibanya di rumah, ia membaca banyak buku tentang resep masakan. Dengan gigihnya dia terus mempraktikkanya hingga berhasil. Suatu hari ia mencoba mendaftar lagi kesebuah restoran, dan hasilnya pun menyenangkan. Dia diterima di restoran, dan restoranya pun restoran terkenal.


Nb :  Jangan putus asa dari kegagalan yang pernah di peroleh. Berusahalah terus-menerus, apapun hasilnya nanti kita serahkan kepada Tuhan YME.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar